Tentang Kami

Tentang Kami
Kecamatan Kelumpang Barat Kabupaten Kotabaru

1. Gambaran Umum

Kecamatan Kelumpang Barat merupakan salah satu wilayah administratif di Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Wilayah ini terletak di bagian barat daratan Kalimantan dan dikenal sebagai kawasan yang kaya akan sumber daya alam, terutama di sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, dan hasil bumi lainnya.

Kecamatan ini menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah melalui komoditas seperti kelapa sawit, karet, hasil hutan, dan pertanian rakyat, yang tersebar di berbagai desa di wilayahnya. Masyarakatnya menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.


2. Letak Geografis dan Batas Wilayah

Secara geografis, Kecamatan Kelumpang Barat memiliki posisi strategis yang berbatasan langsung dengan beberapa kecamatan:

  • Utara: Kecamatan Sampanahan

  • Selatan: Kecamatan Kelumpang Selatan

  • Barat: Kabupaten Tanah Bumbu

  • Timur: Kecamatan Kelumpang Hulu


3. Luas Wilayah

Luas wilayah Kecamatan Kelumpang Barat mencapai ± (diisi sesuai data) km², yang mencakup kawasan daratan, perkebunan, dan pemukiman desa. Wilayahnya didominasi oleh kawasan dataran rendah dan perbukitan produktif.


4. Pembagian Wilayah Administratif

Kecamatan Kelumpang Barat terdiri dari sejumlah desa, antara lain:

  • Desa Sidomulyo

  • Desa Bangkalaan Melayu

  • Desa Bangkalaan Dayak

  • Desa Banua Lawas

  • Desa Sampanahan Hilir

  • Desa Tamiang
    (dan desa lainnya sesuai data terbaru)


5. Potensi Wilayah
  • Perkebunan: Kelapa sawit dan karet sebagai komoditas utama.

  • Pertanian: Padi ladang, jagung, dan hortikultura.

  • Kehutanan: Hasil hutan kayu dan non-kayu seperti rotan dan madu.

  • UMKM dan Hasil Olahan: Produk pertanian, kerajinan lokal, dan hasil bumi yang dijual ke luar daerah.

  • Energi dan Tambang: Beberapa desa memiliki potensi sumber daya mineral.


6. Kondisi Sosial dan Budaya

Masyarakat Kecamatan Kelumpang Barat terdiri dari berbagai suku seperti Banjar, Jawa, Bugis, dan Dayak. Meskipun heterogen, kehidupan masyarakat berlangsung harmonis dengan tradisi lokal yang dijunjung tinggi. Keberagaman ini menjadi kekuatan sosial dalam pembangunan wilayah.


7. Pelayanan Publik dan Infrastruktur
  • Transportasi: Akses darat melalui jalan kabupaten dan jalan desa.

  • Pendidikan: Tersedia fasilitas pendidikan dari tingkat PAUD hingga SMP.

  • Kesehatan: Puskesmas dan Pustu melayani kebutuhan kesehatan dasar masyarakat.

  • Komunikasi dan Teknologi: Jaringan telekomunikasi mulai menjangkau sebagian besar wilayah, meskipun belum merata.


8. Visi Pembangunan Kecamatan

“Mewujudkan Kecamatan Kelumpang Barat yang Maju, Mandiri, dan Sejahtera Berbasis Potensi Lokal dan Kearifan Budaya.”